Minggu, 18 Mei 2014

DUA JALUR REL KERETA API


Pada masa yang sama, Rick Warren, penulis buku “Purpose Driven Life”, mengalami dua hal yang bertolak belakang. Ia menuai kesuksesan besar karena bukunya tercetak hingga 15 juta eksemplar. Namun bersamaan dengan itu, hatinya merasa berat karena istrinya, Kay, diserang kanker.

Menyikapi hal bertentangan ini, Rick berkata, “Saya terbiasa berpikir bahwa hidup adalah deretan gunung dan lembah-kita berjalan melalui saat-saat gelap, mencapai puncak gunung, kemudian kembali lagi, begitu terus-menerus. Kini saya tidak percaya itu lagi. Hidup ini lebih seperti dua jalur kereta api yang menyatu di ujung, dan di sepanjang waktu Anda akan menjumpai hal baik dan juga hal buruk. Sebanyak apa pun hal baik yang Anda terima, Anda tetap akan menghadapi hal buruk yang mesti diatasi. Sebaliknya, seburuk apa pun hidup yang Anda jalani, selalu ada hal baik yang dapat disyukuri.”

Menyadari bahwa manusia tak dapat menghindar dari hidup yang berdinamika seperti dua “jalur kereta”, Paulus mengungkap tiga nasihat sederhana tetapi sangat penting untuk selalu dilakukan, da-lam segala keadaaan-baik dan buruk-yakni: BERSUKACITA, BERDOA, MENGUCAP SYUKUR.

Sesungguhnya melalui jalan ini Tuhan menolong manusia untuk selalu melihat hidupnya secara seimbang. Bahwa hidupnya terselenggara bukan karena kekuatannya sendiri, tetapi selalu ada Tuhan yang berdaulat. Dan, bahwa manusia hidup bukan hanya untuk menikmati dunia, tetapi bahwa ada urusan kekekalan yang harus dipersiapkan sekarang

Kata kunci : dua sisi kehidupan

Ulasan singkat : kehidupan berjalan melintasi dua sisi yang bertolak belakang, gelap dan terang, sakit dan sehat, keberhasilan dan kegagalan, dan seterusnya. Keduanya disediakan Tuhan untuk menjadi pengasah yang menghaluskan kehidupan kita agar lebih bertindak bijaksana, mampu mengucap syukur, dan bersandar kepada kekuatan Tuhan, sebagaimana sebuah doa yang ditulis Alkitab dalam AMSAL 30:8-9 “ Jauhkanlah dari padaku kecurangan dan kebohongan. Jangan berikan kepadaku kemiskinan atau kekayaan. Biarkanlah aku menikmati makanan yang menjadi bagianku.
Supaya, kalau aku kenyang, aku tidak menyangkal-Mu dan berkata: Siapa TUHAN itu? Atau, kalau aku miskin, aku mencuri, dan mencemarkan nama Allahku. “

Kembangkan kebiasaan untuk bersyukur akan apa yang terjadi dalam hidup anda, ketahuilah setiap langkah yang diambil adalah untuk mencapai yang lebih besar dan lebih baik dari situasi yang anda hadapi saat ini
Brian Tracy

Tidak ada komentar:

Posting Komentar