Senin, 19 Mei 2014

TIDAK ADA YANG SEMPURNA


Ada seorang tua yang sangat beruntung.
Dia menemukan sebutir mutiara yang besar dan sangat indah, namun kebahagiaannya segera berganti menjadi kekecewaan begitu dia mengetahui ada sebuah titik noda hitam kecil di atas mutiara tersebut.

Hatinya terus bergumam, seandainya tidak ada titik noda hitam, Mutiara ini akan menjadi yang tercantik dan  paling sempurna di dunia!!

Semakin dia pikirkan semakin kecewa hatinya. Akhirnya, dia memutuskan untuk menghilangkan titik noda dengan menguliti lapisan permukaan mutiara.

Tetapi setelah dia menguliti lapisan pertama, noda tersebut masih ada.

Dia pun segera menguliti lapisan kedua dengan keyakinan titik noda itu akan hilang.
Tapi kenyataannya noda itu masih tetap ada. Lalu dengan tidak sabar, dia mengkuliti selapis demi selapis, sampai lapisan terakhir. Benar juga noda telah hilang, tapi mutiara itu ikut hilang!!

Begitulah dengan kehidupan nyata, kita selalu suka mempermasalahkan hal yang kecil, yang tidak penting sehingga akhirnya merusak nilai yang besar...

Kata kunci : kesempurnaan

Ulasan singkat : Dalam hidup ini kita harus belajar menerima kenyataan bahwa tidak ada yang sempurna. Seringkali kita menuntut orang lain untuk tidak berbuat kesalahan sementara kita sendiri memiliki banyak kekurangan.
Hargailah keterbatasan orang lain maka hubungan apapun yang kita bangun akan berjalan dengan indah. Firman Tuhan menasehatkan agar kita tidak focus dalam membesarkan hal-hal kecil yang bisa kita tolelir, seperti dinyatakan dalam TITUS  3:9. “Tetapi hindarilah persoalan yang dicari-cari dan yang bodoh, persoalan silsilah, percekcokan dan pertengkaran mengenai hukum Taurat, karena semua itu tidak berguna dan sia-sia belaka. “

Kaca, porselen, dan nama baik, adalah sesuatu yang gampang sekali pecah, dan tak akan dapat direkatkan kembali tanpa bekas yang nampak

Benjamin Franklin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar