Dua orang pengembara berjalan bersama di suatu
jalan, dan salah satu pengembara tersebut menemukan sebuah kantung yang penuh
berisikan uang.
"Betapa
beruntungnya saya!" katanya, "Saya telah menemukan sebuah kantung
berisi uang. Menimbang dari beratnya, saya rasa kantung ini pasti penuh dengan
uang emas."
"Jangan
bilang 'SAYA telah menemukan sekantung uang'," kata temannya. "Lebih
baik kamu mengatakan 'KITA telah menemukan sekantung uang'. Pengembara selalu
berbagi rasa dengan pengembara lainnya, baik itu dalam susah maupun
senang."
"Tidak,
tidak," kata pengembara yang menemukan uang, dengan marah. "SAYA
menemukannya dan SAYA akan menyimpannya sendiri."
Saat itu mereka mendengarkan teriakan teriakan di
belakang mereka "Berhenti, pencuri!" dan ketika mereka melihat ke
belakang, mereka melihat sekumpulan orang yang terlihat marah dan membawa
pentungan kayu dan tongkat, berlari ke arah mereka.
Pengembara yang menemukan uang tadi langsung menjadi
ketakutan.
"Celakalah
kita jika mereka melihat kantung uang ini ada pada kita," katanya dengan
ketakutan.
"Tidak,
tidak," jawab pengembara yang satu, "kamu tidak mengatakan 'KITA'
sewaktu menemukan sekantung uang, sekarang tetaplah menggunakan kata 'SAYA',
kamu seharusnya berkata 'celakalah SAYA'".
Kata kunci : menanggung bersama
Ulasan
singkat : Kita tidak boleh berharap bahwa orang akan mau ikut menanggung kesusahan
kita kecuali kita mau membagi keberuntungan kita kepada mereka juga.
Karena
itu firman Tuhan mengingatkan tentang betapa penting untuk memperhatikan
penderitaan dan kekurangan saudara-saudara kita, agar merekapun mengingat kita
saat mereka mengalami keberuntungan dan kelimpahan, seperti tertulis dalam AMSAL
9:12 “Jikalau engkau bijak,
kebijakanmu itu bagimu sendiri, jikalau engkau mencemooh, engkau sendirilah
orang yang akan menanggungnya”.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar