Scientology adalah sekumpulan ajaran dan teknik
terkait yang dikembangkan oleh pengarang Amerika, L. Ron Hubbard sebagai suatu
filosofi pertolongan diri-sendiri. Ajaran ini menawarkan suatu metodologi yang
eksak (pasti) untuk menolong manusia mencapai kesadaran keberadaan rohaninya
melintasi beberapa masa hidupnya dan, pada saat yang bersamaan, untuk menjadi
lebih efektif di dunia fisik.
Sebagai aliran yg mengklaim diri sebagai
agama/kadang-kadang menyebut diri filsafat agama terapan (applied religious philosophy),
aliran/paham ini biasa dikenal dengan sebutan church of scientology.
Istilah church memang bisa agak mengecoh, kesannya
meniru Gereja Kristen apalagi, mereka
juga pakai simbol salib, walaupun jika dicermati salibnya berbeda dengan salib
yang biasa (ada 8 titik penunjuk dalam salib yg katanya menunjukkan 8 dinamik).
Apalagi jika dicermati pokok-pokok ajarannya, ternyata sama sekali tidak
mencerminkan Gereja Kristen.
Scientology menyatakan bahwa tujuannya adalah
"merehabilitasi" thetan (kira-kira setara dengan jiwa) untuk
memperoleh kembali keadaannya semula berupa "kebebasan total." Para
jurubicara gereja ini dan praktisinya memberikan kesaksian bahwa ajaran-ajaran
Hubbard (yang disebut "Teknologi" atau "Tek" dalam
terminologi Scientology) telah menyelamatkan mereka dari begitu banyak masalah
dan memampukan mereka untuk lebih menyadari potensi tertinggi mereka dalam
bisnis maupun kehidupan pribadi mereka.
Scientology tidak punya dogma tentang Tuhan, dan
wawasan masing-masing orang mungkin berbeda-beda. Scientology beranggapan bahwa
tatkala seseorang menjadi sadar tentang dirinya, orang lain, lingkungan dan
Tuhan, ia memperoleh kepastiannya sendiri tentang siapa Tuhan dan apa persisnya
arti Tuhan bagi dirinya. Perkara bagaimana Tuhan dilambangkan dan
diejawantahkan, terserah pada setiap orang untuk menentukan dan menafsirkannya
sendiri.
Mereka percaya bahwa setiap orang mempunyai jawaban
atas misteri kehidupanà yg dibutuhkan hanyalah kesadaran tentang adanya
jawaban-jawaban ini. Dalam hal ini scientology berperan menolong seseorang
untuk berpikir untuk dirinya sendiri, sehingga dapat lebih cerdas, bahagia, dan
sehat. (serupa dengan filsafat timur—kebatinan)
Meskipun beberapa pakar dan banyak pemerintahan
dunia menerima Scientology sebagai sebuah agama yang bonafid, Scientology juga
telah digambarkan sebagai pseudo agama, sebuah ajaran sesat atau sebuah
perusahaan transnasional
Kata kunci : ajaran sesat
Ulasan singkat : Pada masa ini banyak bermunculan
aliran-aliran keagamaan yang menawarkan jalan keluar bagi permasalahan manusia
melalui serangkaian aktifitas spiritual tanpa perlu memusingkan hal-hal yang
menyangkut Allah, dosa dan pertobatan.
Mereka
merasionalisasikan persoalan hidup manusia bukan berakar dari dosa namun hanya
sebuah mis management dalam pengelolaan mental. Tuhan mengingatkan agar kita
tidak terperdaya oleh pemikiran yang tidak sesuai dengan Firman sebagaimana di
nyatakan dalam GALATIA 1:6-7. “Aku heran, bahwa kamu begitu lekas
berbalik dari pada Dia, yang oleh kasih karunia Kristus telah memanggil kamu,
dan mengikuti suatu injil lain, yang
sebenarnya bukan Injil. Hanya ada orang yang mengacaukan kamu dan yang
bermaksud untuk memutarbalikkan Injil Kristus. “
Mengetahui
kehendak Allah adalah hikmat terbesar; menemukan kehendak Allah adalah penemuan
terbesar; dan melakukan kehendak Allah adalah prestasi terbesar
Criswell

Tidak ada komentar:
Posting Komentar