Rabu, 14 Mei 2014

MATA GANTI MATA

Janganlah berkata: "Sebagaimana ia memperlakukan aku, demikian kuperlakukan dia. Aku membalas orang menurut perbuatannya."
Amsal 24:29


Abe Chehebar, CEO Accessory Network Group & Ghurka, berkata, “Hasil akhir dari teori mata ganti mata, gigi ganti gigi adalah dua orang ompong yang buta. Balas dendam adalah hal yang tidak masuk hitungan, apalagi jika terjadi dalam dunia bisnis!”

Dalam dunia kerja kadangkala kita harus berhadapan dengan pihak lain yang sangat menjengkelkan kita. Kita merasa dirugikan. Kita merasa diremehkan, dihina, atau dipandang sebelah mata. Kita merasa dipojokkan, dijegal dan dijatuhkan. Itu hal yang sangat menyakitkan.

Ada kalanya kita berhadapan dengan rekan kerja yang penuh tipu daya dan intrik demi menjatuhkan kita. Lalu bagaimana reaksi kita menghadapi semuanya itu? Akankah kita membalas setimpal dengan apa yang telah dilakukannya kepada kita? Jika kita melakukan hal itu, kita telah melakukan teori mata ganti mata, gigi ganti gigi. Hasilnya, musuh kita memang jadi “buta dan ompong”. Namun jangan lupa bahwa kita sendiri pun jadi “buta dan ompong”!

Kata kunci : pembalasan

Ulasan singkat : Balas dendam jelas tidak ada habisnya. Mengijinkan kebencian menguasai hati kita hanya akan membuat hilangnya fokus terhadap pekerjaan kita sendiri. Memikirkan untuk membalas dendam akan menyiksa kehidupan kita dan merampas hal-hal berharga yang selama ini kita miliki, seperti tidur yang nyenyak, makan yang enak dan hati yang tentram.
Pembalasan dendam adalah alat berkekuatan rohani yang hanya baik bila berada di tangan Tuhan, seperti firmanNya dalam IBRANI  10:30 Sebab kita mengenal Dia yang berkata: "Pembalasan adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan." Dan lagi: "Tuhan akan menghakimi umat-Nya."

Tidak ada yang sekuat kelembutan, tidak ada yang selemah kekuasaan

De Sales

Tidak ada komentar:

Posting Komentar