Janganlah berkata: "Sebagaimana ia memperlakukan aku, demikian kuperlakukan dia. Aku
membalas orang menurut perbuatannya."
Amsal
24:29
Abe Chehebar, CEO Accessory Network Group &
Ghurka, berkata, “Hasil akhir dari teori mata ganti mata, gigi ganti gigi adalah
dua orang ompong yang buta. Balas dendam adalah hal yang tidak masuk hitungan,
apalagi jika terjadi dalam dunia bisnis!”
Dalam dunia kerja kadangkala kita harus berhadapan
dengan pihak lain yang sangat menjengkelkan kita. Kita merasa dirugikan. Kita
merasa diremehkan, dihina, atau dipandang sebelah mata. Kita merasa dipojokkan,
dijegal dan dijatuhkan. Itu hal yang sangat menyakitkan.
Ada kalanya kita berhadapan dengan rekan kerja yang
penuh tipu daya dan intrik demi menjatuhkan kita. Lalu bagaimana reaksi kita
menghadapi semuanya itu? Akankah kita membalas setimpal dengan apa yang telah
dilakukannya kepada kita? Jika kita melakukan hal itu, kita telah melakukan
teori mata ganti mata, gigi ganti gigi. Hasilnya, musuh kita memang jadi “buta
dan ompong”. Namun jangan lupa bahwa kita sendiri pun jadi “buta dan ompong”!
Kata kunci : pembalasan
Ulasan singkat : Balas dendam jelas tidak ada
habisnya. Mengijinkan kebencian menguasai hati kita hanya akan membuat
hilangnya fokus terhadap pekerjaan kita sendiri. Memikirkan untuk membalas
dendam akan menyiksa kehidupan kita dan merampas hal-hal berharga yang selama
ini kita miliki, seperti tidur yang nyenyak, makan yang enak dan hati yang
tentram.
Pembalasan
dendam adalah alat berkekuatan rohani yang hanya baik bila berada di tangan
Tuhan, seperti firmanNya dalam IBRANI 10:30
Sebab kita mengenal Dia yang berkata: "Pembalasan adalah hak-Ku. Akulah
yang akan menuntut pembalasan." Dan lagi: "Tuhan akan menghakimi
umat-Nya."
Tidak ada yang sekuat kelembutan,
tidak ada yang selemah kekuasaan
De
Sales
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar