Cerita kesetiaan seekor anjing pada tuannya
seringkali menyentuh hati. Di Jepang ada legenda seekor anjing yang setia
menemani tuannya, Prof. Dr. Elisaburo Ueno, guru besar di Universitas Tokyo.
Awalnya, Hachiko, anjing itu diajak mengantar dan
menjemput tuannya di sebuah stasiun kereta api. Setiap hari, Hachiko selalu
menunggu dengan setia kedatangan profesor.
Suatu saat, tahun 1925, sang profesor tidak muncul
di stasiun kereta karena meninggal di tempat mengajar. Namun Hachiko, dengan
kesetiaan luar biasa tetap menanti hingga tengah malam. Keesokannya, lusa, dan
bahkan dikisahkan seterusnya selama 10 tahun, ia terus menunggu.
Suatu saat, Hachiko tertabrak dan mati seketika.
Kisah ini sangat mengharukan masyarakat Jepang sehingga mereka mengabadikannya
dengan mendirikan patung anjing.
Kata kunci : kesetiaan
Ulasan singkat : Kualitas pelayanan seorang hamba
dapat dinilai dari kesetiaannya. Setia berarti melakukan hal yang sama (pada
tuan yang sama) secara terus menerus.
Kita
melayani Allah yang tidak bisa mati, Allah yang tidak bisa salah, dan Allah
yang memberikan upah kepada hamba-hamba yang memelihara kesetiaan terhadapNya.
Seperti janjiNya dalam MAZMUR 145:18 “TUHAN dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya, pada setiap
orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan”
Setiap pekerjaan bagi Allah yang
kurang dimotivasi oleh kasih bagi Yesus Kristus akan berakhir dengan hati yang
hancur atau keputusasaan
Church
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar