Pada
suatu sore yang cerah, seorang lelaki tua tampak berjalan menyusuri pantai.
Setiap kali ia menemukan kerang-kerang yang terdampar di pantai, ia memungutnya
dan melemparkannya kembali ke laut. Demikian dilakukannya sepanjang perjalannya
di tepi pantai.
Hal
itu menarik perhatian seorang pemuda yang kemudian bertanya kepadanya :
“apa
yang anda lakukan dengan kerang-kerang itu “
“kerang-kerang
ini tidak bisa bertahan hidup tanpa air laut, jadi aku menolongnya untuk dapat
bertahan hidup lebih lama”
“
tidakkah pekerjaanmu ini sia-sia, bukankah ada ribuan bahkan jutaan kerang
ditepi pantai ini, engkau tidak akan sanggup menolong mereka”
Laki-laki
tua itu memandang kepada pemuda yang nampak kebingungan itu, katanya : “ nak,
aku memang tidak akan mampu menolong semua kerang-kerang di sini, tapi
setidaknya aku telah membuat perbedaan kepada sebagian di antara mereka.”
Kata
kunci : membuat perbedaan
Ulasan
singkat : Tuhan memerintahkan agar kita menjadi terang dan garam dunia.
Sebagian orang mungkin menganggap kesaksian tentang Kristus kepada orang yang
belum percaya adalah tugas yang sia-sia, apalagi bila kesaksian itu kemudian di
tolak dan tak tampak ada tanda-tanda penerimaan.
Namun
bagi Allah tidak ada kesaksian yang sia-sia, karena setiap benih yang ditabur
akan menghasilkan perubahan dalam hati pendengarnya sekalipun untuk sesaat
tidak kelihatan. Memang kita mungkin tidak bisa menjangkau begitu banyak orang,
tapi kepada sedikit orang disekitar kita, kesaksian yang kita berikan akan
membuat perubahan menurut waktunya Tuhan. Tetaplah setia sebagaimana kata
Firman MARKUS 4:30 “…Seumpama orang yang menaburkan benih di
tanah…dan benih itu mengeluarkan tunas dan tunas itu makin tinggi….mula-mula
tangkainya, lalu bulirnya kemudian butir-butir yang penuh isinya dalam bulir
itu.”
Kesempatan terbaik
adalah melakukan hal yang baik untuk orang lain

Tidak ada komentar:
Posting Komentar