Selasa, 13 Mei 2014

MEMUNGUT KERANG DI TEPI PANTAI


Pada suatu sore yang cerah, seorang lelaki tua tampak berjalan menyusuri pantai. Setiap kali ia menemukan kerang-kerang yang terdampar di pantai, ia memungutnya dan melemparkannya kembali ke laut. Demikian dilakukannya sepanjang perjalannya di tepi pantai.
Hal itu menarik perhatian seorang pemuda yang kemudian bertanya kepadanya :
“apa yang anda lakukan dengan kerang-kerang itu “
“kerang-kerang ini tidak bisa bertahan hidup tanpa air laut, jadi aku menolongnya untuk dapat bertahan hidup lebih lama”
“ tidakkah pekerjaanmu ini sia-sia, bukankah ada ribuan bahkan jutaan kerang ditepi pantai ini, engkau tidak akan sanggup menolong mereka”
Laki-laki tua itu memandang kepada pemuda yang nampak kebingungan itu, katanya : “ nak, aku memang tidak akan mampu menolong semua kerang-kerang di sini, tapi setidaknya aku telah membuat perbedaan kepada sebagian di antara mereka.”

Kata kunci : membuat perbedaan

Ulasan singkat : Tuhan memerintahkan agar kita menjadi terang dan garam dunia. Sebagian orang mungkin menganggap kesaksian tentang Kristus kepada orang yang belum percaya adalah tugas yang sia-sia, apalagi bila kesaksian itu kemudian di tolak dan tak tampak ada tanda-tanda penerimaan.
Namun bagi Allah tidak ada kesaksian yang sia-sia, karena setiap benih yang ditabur akan menghasilkan perubahan dalam hati pendengarnya sekalipun untuk sesaat tidak kelihatan. Memang kita mungkin tidak bisa menjangkau begitu banyak orang, tapi kepada sedikit orang disekitar kita, kesaksian yang kita berikan akan membuat perubahan menurut waktunya Tuhan. Tetaplah setia sebagaimana kata Firman MARKUS 4:30 “…Seumpama orang yang menaburkan benih di tanah…dan benih itu mengeluarkan tunas dan tunas itu makin tinggi….mula-mula tangkainya, lalu bulirnya kemudian butir-butir yang penuh isinya dalam bulir itu.”


Kesempatan terbaik adalah melakukan hal yang baik untuk orang lain

Tidak ada komentar:

Posting Komentar