Ada
dua orang laki-laki sedang dalam perjalanan ke stasiun kereta api. Sepanjang
perjalanan keduanya terlibat dalam suatu pembicaraan yang serius, sehingga
mereka tidak menyadari bahwa kereta yang hendak mereka tumpangi sudah bersiap
untuk berangkat.
Ketika
peluit kereta dibunyikan, kereta api
perlahan mulai berjalan, keduanya tersentak dan bergegas mengejar kereta api
itu. Keduanya berlari sekuat tenaga namun hanya seorang yang berhasil meraih
pintu kereta dan berangkat bersama kereta api itu sementara seorang lagi
tertingal.
Laki-laki
yang tertinggal itu tampak amat sedih dan terpukul. Orang-orang yang berada di
stasiun mendekatinya dan bertanya : “ mengapa anda tampak sedih sekali ?”
Katanya
: “laki-laki yang berhasil naik kereta api tadi semula hanya berencana
mengantar aku ke stasiun kereta api , tapi sekarang justru dia yang berangkat
sementara aku tertinggal”.
Kata
kunci : tertinggal
Ulasan
singkat : Ada ungkapan yang berbunyi, yang kelak menjadi juara bukan hanya
orang yang mengikuti pertandingan tapi mereka yang menyelesaikannya hingga
akhir. Demikian pula dengan hidup rohani kita, kita harus selalu menguji apakah
kita masih berdiri teguh di atas iman yang benar? Banyak orang Kristen
mengalami krisis iman dan undur dari Tuhan , sedang mereka yang semula hidup
sebagai seteru Kristus, oleh pertobatan yang sungguh-sungguh kini berbalik menjadi
pengikut Kristus yang setia. Hal ini sesuai dengan nubuat Alkitab dalam MATIUS 19:30 “Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir dan yang
terakhir akan menjadi yang terdahulu.”
Orang
yang berhenti berdoa, berhenti bertumbuh , maka berhentilah hidup berkelimpahan
Sir
William Gurney Benham

Tidak ada komentar:
Posting Komentar