Selasa, 13 Mei 2014

TERTINGGAL DI STASIUN


Ada dua orang laki-laki sedang dalam perjalanan ke stasiun kereta api. Sepanjang perjalanan keduanya terlibat dalam suatu pembicaraan yang serius, sehingga mereka tidak menyadari bahwa kereta yang hendak mereka tumpangi sudah bersiap untuk berangkat.
Ketika peluit kereta dibunyikan,  kereta api perlahan mulai berjalan, keduanya tersentak dan bergegas mengejar kereta api itu. Keduanya berlari sekuat tenaga namun hanya seorang yang berhasil meraih pintu kereta dan berangkat bersama kereta api itu sementara seorang lagi tertingal.
Laki-laki yang tertinggal itu tampak amat sedih dan terpukul. Orang-orang yang berada di stasiun mendekatinya dan bertanya : “ mengapa anda tampak sedih sekali ?”
Katanya : “laki-laki yang berhasil naik kereta api tadi semula hanya berencana mengantar aku ke stasiun kereta api , tapi sekarang justru dia yang berangkat sementara aku tertinggal”.

Kata kunci : tertinggal

Ulasan singkat : Ada ungkapan yang berbunyi, yang kelak menjadi juara bukan hanya orang yang mengikuti pertandingan tapi mereka yang menyelesaikannya hingga akhir. Demikian pula dengan hidup rohani kita, kita harus selalu menguji apakah kita masih berdiri teguh di atas iman yang benar? Banyak orang Kristen mengalami krisis iman dan undur dari Tuhan , sedang mereka yang semula hidup sebagai seteru Kristus, oleh pertobatan yang sungguh-sungguh kini berbalik menjadi pengikut Kristus yang setia. Hal ini sesuai dengan nubuat Alkitab dalam MATIUS 19:30 “Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu.”

Orang yang berhenti berdoa, berhenti bertumbuh , maka berhentilah hidup berkelimpahan

Sir William Gurney Benham

Tidak ada komentar:

Posting Komentar