Julius
caesar adalah pemimpin Roma yang paling terkenal. Dia dikenal sebagai panglima
perang yang tangguh yang disegani oleh musuh bahkan lawan-lawan politik dari
bangsanya sendiri.
Ketika
Julius pulang dari medan perang, sekelompok anggota senat Roma yang menolaknya,
berencana membunuhnya saat Julius hendak memasuki kota Roma untuk merayakan
kemenangannya.
Rencana
jahat itu didengar oleh seorang pembantu setia Julius yang kemudian hendak
bermaksud menyampaikan hal itu kepadanya.
Karena
Julius begitu sibuk dengan perayaan kemenangannya, sehingga pembantu itu hanya
bisa menuliskan pesan rahasia pada secarik kertas. Julius menerima pesan itu
dan segera menyelipkannya di balik bajunya tanpa sempat membaca surat
peringatan bahaya .
Ketika
Julius Caesar memasuki gedung senat, sekelompok pengkhianat menghujaninya
dengan tusukan pisau hingga tewas.
Kalau
saja Julius Caesar memiliki kesempatan sedikit saja untuk mendengarkan
peringatan dari pembantunya yang setia, peristiwa pembunuhan itu pasti bisa
dihindarinya.
Kata
kunci : pesan keselamatan
Ulasan
singkat : Alkitab adalah sebuah surat peringatan akan adanya bahaya yang kelak
akan mengancam setiap orang berdosa yang tidak mau bertobat dan menerima
Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Apabila manusia mengabaikan peringatan
ini, cepat atau lambat manusia akan binasa dalam kematian yang kekal.
Namun Alkitab
juga memberikan jalan keluar kepada keselamatan yang sejati, sebagaimana
dinyatakan dalam ROMA 10:9-10 Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu,
bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah
membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.
Karena
dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan
diselamatkan.
Panggilan
Allah bukanlah masalah kesempatan, tapi masalah pilihan
Bryan
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar