Di
sebuah desa tinggallah seorang pria tua dengan anak perempuan yang dikasihinya.
Orang tua itu sangat menyayangi putrinya dan setiap sore, setelah anaknya
pulang dari sekolah mereka selalu duduk bersama di beranda rumah untuk
bercengkrama.
Suatu
hari, sepulang dari sekolah anak perempuan itu tidak menemani ayahnya di
beranda rumah seperti biasanya, melainkan langsung masuk ke kamar setelah
berbasa-basi sekedarnya dengan ayahnya.
Dan
hal itu berlangsung selama beberapa hari, hingga agak mengejutkan ayahnya.
Namun orang tua itu sengaja mendiamkannya dan hanya bertanya-tanya dalam
hatinya.
Suatu
sore anak perempuan itu menemui ayahnya di beranda rumah. Suatu kebiasaan yang
selama beberapa hari belakangan ini telah hilang.
“ayah”,
sapa anak perempuan itu. Ayahnya berpaling dan menatap wajah anaknya dengan
senyum.
“lihatlah,
apa yang kubuat ini”, kata anak perempuan itu kemudian. Diperlihatkannya kepada
ayahnya sepasang kaus kaki rajutan, buatannya sendiri.
“wow,
indah sekali”, puji ayahnya
“ini
hadiah ulang tahun untuk ayah !kata anak perempuan itu kemudian. “ selama
beberapa hari ini aku bekerja keras untuk membuat hadiah spesial ini buat ayah.
Semoga ayah suka menerimanya”
“oh
itu rupanya penjelasan mengapa kamu tidak pernah lagi menemani ayah di beranda
tiap sore” kata sang ayah memahami.
Kemudian
direngkuhnya bahu anak yang dikasihinya itu dan menariknya dalam pelukannya.
“anakku, bagi ayah, hadiah terindah darimu adalah saat-saat kita selalu
bersama, baik dalam suka maupun duka”.
Kata
kunci : selalu bersama
Ulasan singkat :
Kerinduan Allah atas umatNya yang terdalam adalah memulihkan kembali
persekutuan Bapa dengan anak yang telah dirusak oleh dosa. Allah memiliki
ribuan janji-janji yang indah, yang Ia ingin dimiliki oleh anak-anakNya yang
suka bersekutu denganNya. Allah mencari umat ciptaanNya yang mau menerima Dia
dalam kehidupannya, seperti kata firman YOHANES
1:10-12 “Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia
tidak mengenal-Nya. Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang
kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. Tetapi semua orang yang menerima-Nya
diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya
dalam nama-Nya “
Iman yang kecilpun akan membawa
jiwamu ke sorga; tetapi iman yang besar akan membawa sorga ke dalam jiwamu.
Charles
H. Spurgeon

Tidak ada komentar:
Posting Komentar