Selasa, 13 Mei 2014

SERIGALA PEMAKAN JEMAAT


Di sebuah hutan tinggallah sekelompok serigala yang kelaparan. Suatu ketika mereka berunding untuk mencari makanan alternatif setelah tidak tersedia lagi binatang buruan di hutan.
“kita akan menuju perkampungan penduduk dan memakan manusia yang tinggal di sana, hanya itulah kesempatan kita untuk bertahan hidup” kata sang pemimpin serigala
Maka gerombolan serigala itu bergerak menuju pemukiman penduduk yang tak jauh dari hutan itu.
Sementara itu, di dusun tersebut masyarakat tengah beribadah di gereja setempat. Suara puji-pujian mengalun di seluruh penjuru pemukiman itu, menarik kawanan serigala itu untuk mendekati jemaat yang tengah berbakti.
Ketika serigala itu sudah mendekati pintu gereja dan hendak memangsa warga yang ada di dalamnya, seorang malaikat Tuhan menghalangi langkah mereka.
“hai serigala ! mau apa kalian”, seru malaikat itu
“kami akan memangsa manusia yang ada di dalam bangunan gereja ini “, kata pemimpin serigala.
“tidak boleh ! “sergah malaikat Tuhan,” semua orang yang ada di dalam gereja ini adalah milikku”.
“apa buktinya kalau mereka milikmu?” tanya serigala tak mau menyerah dengan larangan malaikat itu.
“semua orang yang menjadi milikku memiliki bau sorga”
“tapi kami kelaparan”, kata serigala-serigala itu”’ dan kami tidak yakin kalau semua yang ada di dalam gereja ini berbau sorga”.
Mendengar keluhan serigala yang menderita kelaparan itu, akhirnya malaikat Tuhan mengambil keputusan untuk mengijinkan kawanan serigala itu memasuki gereja dan mengendus siapa saja. Dan jemaat yang kedapatan tidak berbau surga diperbolehkan untuk dimakan serigala.
Mendengar keputusan yang bijaksana itu, serigala setuju dan mulai memangsa setiap orang yang tidak berbau sorga.
Tak lama kemudian serigala itu meninggalkan gereja tersebut dengan sangat puas. Ketika malaikat Tuhan memeriksa ke dalam gereja itu, banyak jemaat yang dimangsa oleh serigala. Dan sesuai dengan perintah malaikat, serigala-serigala itu tidak memakan bagian mulut dan lidah mereka karena hanya bagian itulah yang berbau surga.

Kata kunci : berbau surga

Ulasan singkat :dalam II PETRUS  5:8,  kita diingatkan bahwa iblis senantiasa berkeliling dan mengaum untuk mencari orang-orang lemah yang bisa ditelannya. Yaitu mereka yang jauh dari Tuhan sehingga kehidupannya terbuka bagi si jahat.

Burung-burung masih dapat bernyanyi walaupun di atas dahan yang kering. Hai orang percaya, apakah engkau tidak dapat berbuat yang sama ?

Charles H. Spurgeon

Tidak ada komentar:

Posting Komentar