Di
sebuah hutan tinggallah sekelompok serigala yang kelaparan. Suatu ketika mereka
berunding untuk mencari makanan alternatif setelah tidak tersedia lagi binatang
buruan di hutan.
“kita
akan menuju perkampungan penduduk dan memakan manusia yang tinggal di sana,
hanya itulah kesempatan kita untuk bertahan hidup” kata sang pemimpin serigala
Maka
gerombolan serigala itu bergerak menuju pemukiman penduduk yang tak jauh dari
hutan itu.
Sementara
itu, di dusun tersebut masyarakat tengah beribadah di gereja setempat. Suara
puji-pujian mengalun di seluruh penjuru pemukiman itu, menarik kawanan serigala
itu untuk mendekati jemaat yang tengah berbakti.
Ketika
serigala itu sudah mendekati pintu gereja dan hendak memangsa warga yang ada di
dalamnya, seorang malaikat Tuhan menghalangi langkah mereka.
“hai
serigala ! mau apa kalian”, seru malaikat itu
“kami
akan memangsa manusia yang ada di dalam bangunan gereja ini “, kata pemimpin
serigala.
“tidak
boleh ! “sergah malaikat Tuhan,” semua orang yang ada di dalam gereja ini
adalah milikku”.
“apa
buktinya kalau mereka milikmu?” tanya serigala tak mau menyerah dengan larangan
malaikat itu.
“semua
orang yang menjadi milikku memiliki bau sorga”
“tapi
kami kelaparan”, kata serigala-serigala itu”’ dan kami tidak yakin kalau semua
yang ada di dalam gereja ini berbau sorga”.
Mendengar
keluhan serigala yang menderita kelaparan itu, akhirnya malaikat Tuhan
mengambil keputusan untuk mengijinkan kawanan serigala itu memasuki gereja dan
mengendus siapa saja. Dan jemaat yang kedapatan tidak berbau surga
diperbolehkan untuk dimakan serigala.
Mendengar
keputusan yang bijaksana itu, serigala setuju dan mulai memangsa setiap orang yang
tidak berbau sorga.
Tak
lama kemudian serigala itu meninggalkan gereja tersebut dengan sangat puas.
Ketika malaikat Tuhan memeriksa ke dalam gereja itu, banyak jemaat yang
dimangsa oleh serigala. Dan sesuai dengan perintah malaikat, serigala-serigala itu
tidak memakan bagian mulut dan lidah mereka karena hanya bagian itulah yang
berbau surga.
Kata
kunci : berbau surga
Ulasan
singkat :dalam II PETRUS 5:8,
kita diingatkan bahwa iblis senantiasa berkeliling dan mengaum untuk
mencari orang-orang lemah yang bisa ditelannya. Yaitu mereka yang jauh dari
Tuhan sehingga kehidupannya terbuka bagi si jahat.
Burung-burung
masih dapat bernyanyi walaupun di atas dahan yang kering. Hai orang percaya,
apakah engkau tidak dapat berbuat yang sama ?
Charles H. Spurgeon
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar