Seorang
prajurit tergolek lunglai di sebuah meja judi. Ia hampir kehilangan
kesadarannya setelah menenggak sejumlah besar arak untuk melupakan kesedihannya
setelah kalah berjudi malam itu.
Teman-teman
yang menjadi lawan judinya akan merampas semua harta, istri dan anak-anaknya
yang telah ia pertaruhkan di meja judi semalam.
Prajurit
itu berniat untuk bunuh diri, di tangannya tergenggam sepucuk surat
terakhirnya. Ia menulis : “ siapakah yang dapat menebus semua hutang-hutangku
ini ?”
Tanpa
di sadarinya, sang panglima perang yang kebetulan lewat melihat prajurut yang
putus asa ini. Di bacanya surat prajurit itu, lalu ditulisnya kalimat berikut
ini di bawah surat itu :
“hanya
aku yang bisa menebus semua hutang-hutangmu ! tertanda : panglima perang
tertinggi
Kata
kunci : menebus hutang
Ulasan
singkat :Manusia yang berdosa dan kehilangan kemuliaan Allah, tidak lagi
memiliki kemampuan untuk menolong dirinya sendiri dari hukuman akibat dosa. Ia
memerlukan juruselamat yang menariknya keluar dari jurang maut dan Yesus
Kristus memiliki semua yang diperlukan untuk penyelamatan yang semacam itu.
Tuhan telah
melunasi semua hutang dosa kita sebagaimana dinyatakan dalam KOLOSE
2:14 “dengan menghapuskan surat
hutang, yang oleh ketentuan-ketentuan hukum mendakwa dan mengancam kita. Dan
itu ditiadakan-Nya dengan memakukannya pada kayu salib”
Kita tidak perlu berdosa agar
kasih karunia melimpah. Kita adalah Pendosa dan hanya perlu mengakuinya agar
kasih karunia melimpah
Allison
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar